29 Mei 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Bawa Ganja 1 Kilogram, Dua Oknum PNS Kukar Diciduk


Bawa Ganja 1 Kilogram, Dua Oknum PNS Kukar Diciduk
PNS Kukar bawa ganja dari Medan. ©bnnkaltim

KLIKTENGGARONG.COM- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur, berhasil menggagalkan pengiriman satu kilogram narkoba jenis ganja dari Ad (34), PNS di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur

Dari tangan pelaku, petugas menyita 1 kilogram ganja kering, yang baru saja diterimanya dari seorang pengirim di Medan, Sumatera Utara, melalui jasa ekspedisi.

Keterangan diperoleh, Ad ditangkap di depan kantor cabang sebuah perusahaan ekspedisi, di Jalan Mawar, Tenggarong, sekira pukul 15.00 WITA tadi. Petugas sebelumnya telah mengendus adanya pengiriman ganja, tujuan Tenggarong, yang dipesan melalui internet.

"Pengungkapan itu berawal dari pengintaian yang dilakukan anggota kami (BNN Kaltim) selama tujuh hari di Jakarta dan tiga hari di Kutai Kartanegara," ujar Kepala BNN Provinsi Kaltim Brigjen Polisi Sufyan Syarif.

Selain menyita paket kiriman ganja seberat satu kilogram, BNN Provinsi Kaltim lanjut Sufyan Syarif juga berhasil menangkap oknum PNS di Kutai Kartanegara berinisial Adg (34).

Sufyan menerangkan, dari keterangan Ad, paket itu didatangkan dari Medan, atas nama pengirim Jarwo, dengan tujuan pengiriman kepada Irwansyah, beralamat di Jalan Mangkurawang, Tenggarong, Kutai Kartanegara. "Jadi, alamat sengaja dipalsukan, untuk mengelabui petugas," ujar Sufyan.

Masih diterangkan Sufyan, Ad mengaku memesan ganja kering itu tidak sendiri. Bersama dengan rekannya, Ad lantas memesan ganja, setelah uang terkumpul bersama-sama.

"Uangnya patungan. Kalau Ad setor Rp 2 juta dan rekannya Rp 3 juta. Jadi total keseluruhan uang terkumpul adalah Rp 5 juta. Yang memesan, adalah rekannya itu, yang kabarnya juga seorang PNS dan sekarang masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) ya," ungkap Sufyan.

Dari hasil penyelidikan sementara kata Sufyan Syarif, pengungkapan pengiriman paket ganja seberat satu kilogram tersebut, melibatkan dua oknum PNS di Kutai Kartanegara. Namum, pihaknya masih mendalami pengungkapan pengiriman paket ganja itu dan mengejar satu orang berinisial RH.

"Kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba tersebut melibatkan dua oknum PNS, satu orang sudah kami amankan sementara satu lainnya masih dalam pengejaran. Kami terus berkomitmen untuk melakukan pemberantasan narkoba di Kaltim," ujar Sufyan Syarif.

Ad ditetapkan sebagai tersangka, dan dijerat dengan Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Tersangka kini diamankan di kantor BNN Kalimantan Timur, di Jalan Rapak Indah, Samarinda. (*)

Reporter : Ramadhan     Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0