15 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Meneladani Aisyah; Muslimah Terhebat sepanjang Zaman


Meneladani Aisyah; Muslimah Terhebat sepanjang Zaman
Ilustrasi.

KLIKTENGGARONG.COM- Aisyah binti Abu Bakar merupakan contoh perempuan yang dikarunia kecantikan dan kecerdasan luar biasa. Gelar Al-Humaira yang disematnya seolah menggambarkannya sebagai si putih kemerah-merahan.

Wajah cantiknya mendapat tempat istimewa di hati Rasulullah. Beberapa sumber menyebut jika suasana kehidupan rumah tangga mereka penuh kecerian dan ketentraman.

Nabi Muhammad SAW menyukai kelincahan Aisyah yang suka menghiburnya. Ia tumbuh sebagai perempuan cantik serta berilmu.

Hingga Rasulullah pernah bersabda "Janganlah kalian menyakiti hatiku karena Aisyah. Demi Allah, aku tidak pernah menerima wahyu ketika bersama istri-istri lain kecuali aku bersama Aisyah."

Sejak itu, posisi Aisyah selalu ada di sisi Rasulullah sehingga turun wahyu demi wahyu di rumah Aisyah.

"Aku bermimpi melihatmu dua kali dan tiga kali. Malaikat datang membawamu pada sehelai kain sutra, lalu malaikat itu berkata kepadaku, 'Ini adalah istrimu'. Lalu aku membuka kain penutup mukamu dan ternyata engkaulah orangnya."

Aisyah juga pernah bertanya pada Rasulullah untuk menggambarkan cinta terhadapnya. Lalu beliau menjawab seperti simpul tali yang ketat. Maksudnya semakin kuat tali itu ditarik semakin ketatlah tali itu.

Lalu dalam suatu kali, Aisyah bergurau dan menanyakan bagaimana simpul itu? Rasullah menjawab kembali dengan kalimat sekuat hari pertama kamu bertanya.

Sebagai seorang wanita, Aisyah sangat cerdas dan teliti dalam segala hal. Dia juga selalu kuat pendirian dan tangkas dalam bertidak dan fasih berpidato.

Abu Salamah bin Abdurrahman pernah berkata tentang ketinggian ilmu Aisyah. "Aku tidak pernah mengetahui seorang pun yang lebih memahami tentang sunnah Rasul dan lebih tepat pendapatnya, lebih tahu tentang ayat Al-quran yang diturunkan serta lebih mengerti hal-hal fardhu selain Aisyah."

Bahkan saat yang paling lemah dan menakutkan bagi seorang wanita adalah ketika dia diuji dengan kesetian dan kepercayaan, Aisyah tak gentar menghadapi hal itu. Pernah suatu saay, ia menjadi korban fitnah Abdullah nin Ubaiy sehingga tak ada seorang pun yang mempercayainya.

Rasulullah sendiri sangat menyiksa jiwanya. Smpai kemudian Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad dan memberi tahu kebenaran.

Kehidupan Aisyah juga masih relevan dijadikan para wanita modern yang hidup di zaman serba canggih ini. Ia membuktikan bahwa wanita tak perlu merendahkan martabat dan berperilaku seperti pria untuk mendapatkan hak yang sama.

Keberaniannya patut dicontoh dalam memberi kontribusi pada agama. Ia patut menjadi telatadan bagi para perempuan dan pantas dinobatkan sebagai kegemilangan wanita sepanjang zaman.

Sudah sepatutnya juga Kara mencontoh ketaatan Aisyah sebagai perempuan Muslim. Bukan malah membentak dan membantah ibunya seperti yang dia lakukan selama ini. Kepedihan ibu Mira, sangat terasa di benak anak-anak kosnya. Simak kelanjutan ceritanya di sini.(*)




Comments

comments


Komentar: 0