15 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

2.036 Butir Double L Gagal Beredar di Kukar


2.036 Butir Double L Gagal Beredar di Kukar
Barang bukti yang berhasil diamankan Satuan Resnarkoba Polres Kukar (Foto: Polres Kukar)

KLIKTENGGARONG.COM- Satuan Resnarkoba Polres Kukar kembali berhasil menggagalkan peredaran Narkotika di Kutai Kartanegara (Kukar) Senin, 31 Juli sekira pukul 20.00 Wita, dengan barang bukti Narkotika Jenis double L sebanyak 2.036 butir serta 3 poket sabu, yang diamankan dari pria berinisial As warga Desa Bakungan, Dusun Loa Nanga RT 11 Kecamatan Loa Janan.

Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen melalui KBO Reskoba Ipda Darnuji mengatakan kasus ini terbongkar tidak hanya peran Polisi. Namun, berkat Informasi warga sekitar yang melaporkan bahwa di wilayahnya kerap terjadi terjadi transaksi narkoba.

“Jadi warga melaporkan sebuah rumah di desa Bakungan Dusun  Naga sering terjadi jual beli Narkoba,” ungkap Ipda Darnuji saat ditemui di ruangannya Selasa, 1 Agustus kemarin.

Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyeledikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ternyata, informasi itu bukan hanya isapan jempol belaka. Petugas yang berhasil masuk ke rumah tersebut menemukan barang bukti Double L dan Sabu terhambur di dalam sebuah kamar dan tersangka sedang membungkus Double L untuk diedarkan.

“Barang bukti yang ditemukan, uang hasil penjulan sebanyak Rp 271 ribu, 3 poket Sabu, 2.036 butir doubel L, 6 korek api, sebuah pipet kaca,  2 sendok tahar, 1 lembar kertas rokok, 1 buah bong lengkap serta sebuah tas selempang dan sebuah Hp merk Nokia,” paparnya.

Dari hasil introgasi, tersangka mengakui barang tersebut miliknya, dan memperoleh barang haram itu dari Samarinda. Sebab itu, petugas langsung mengelandangnya dan barangbukti ke Polres untuk membertanggung jawabkan perbuatannya serta kebutuhan pengembangan kasus ini.

“Pelaku terancam Pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan juga UU No 36 tentang kesehatan dengan ancama maksimal 12 tahun Penjara,” ungkapnya. (*)

Reporter : Zaenul Fanani Umar    Editor : Nur Aisyah Nawir



Comments

comments


Komentar: 0