20 Agustus 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Sadis! Usai Melahirkan, Wanita Ini Simpan Bayinya di Freezer


Sadis! Usai Melahirkan, Wanita Ini Simpan Bayinya di Freezer
bu kandung sang bayi, S (24) dibekuk Satreskrim Polres Tarakan (Merdeka)

 

KLIKTENGGARONG.COM- Warga Jalan Pulau Bunyu, Kelurahan Kampung I, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dibikin geger dengan temuan jasad bayi mungil yang membeku dalam freezer.

Jasad bayi yang diperkirakan berusia antara 2-3 minggu itu ditemukan dalam keadaan membeku bersama ari-arinya dengan posisi tangan dan kaki terlipat di dalam rumah sekaligus kantor pencucian mobil oleh karyawan.

"Awalnya jasad bayi itu ditemukan siang kemarin oleh karyawan pencucian mobil saat hendak memasak. Begitu membuka freezer, membuka bungkusan plastik hitam, berisi jasad bayi," kata Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Jusuf, Kamis (3/8).

Dari temuan itu, pekerja pencucian mobil melapor ke Polres Tarakan yang kemudian ditindaklanjuti mencari tahu orang tua bayi. Ibu kandung sang bayi, S (24) akhirnya dibekuk Satreskrim Polres Tarakan.

"Akhirnya diamankan seorang wanita, dia adalah istri dari pemilik pencucian mobil," sebut Choiril.

Saat ini, S berparas cantik itu meringkuk di sel penjara Polres Tarakan. Dia masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik, sejak Rabu (2/8) malam kemarin. Dugaan sementara S pelaku tunggal. Bayinya lahir normal, hingga akhirnya tewas setelah dia masukkan ke dalam air kemudian disimpan dalam freezer.

Belum diketahui persis kapan S melahirkan bayinya yang berjenis kelamin perempuan itu. Keterangan sementara, dia melahirkan bayinya di dalam kamar mandi tempat pencucian mobil milik suami sirinya. Meski S mengaku melakukannya seorang diri, polisi tidak ingin buru-buru berkesimpulan.

"Kita masih sangsi. Keterangan dia anaknya lahir sendiri tanpa bantuan orang lain, di kamar mandi di dalam bak mandi. Usai melahirkan bayinya dalam kamar mandi, dia kemudian mencari gunting. Tidak lama kemudian, dia nekat memotong sendiri tali pusar anaknya," kata dia.

Nyaris tidak ada yang mendengar suara tangisan sang bayi saat itu, hingga akhirnya bayi tak berdosa itu meregang nyawa. Ditanya lebih jauh, bagaimana bayi itu bisa meregang nyawa di tangan ibunya sendiri, dalam keterangannya S punya alasan.

"Dia kan melahirkan pakai median air, dalam bak mandi. Anaknya lahir (bayi terendam dalam air), setelah diangkat bayi itu sudah tidak bernyawa," ungkap Choirul.

"Dia melakukannya sendiri. Suaminya sendiri tidak tahu S sedang hamil. Memang, suaminya sempat bertanya apakah sedang hamil. Nah, S ini beralasan tidak, melainkan sakit biasa. Dia menutupi kehamilan anak keduanya, dari suami sirinya itu," terang Choirul.

Sejumlah barang bukti awal telah disita polisi di antaranya 2 mesin freezer tempat dia menyimpan jasad bayinya. Lima saksi dimintai keterangan polisi, dua pekerja, suami pelaku, penjaga tempat pencucian, dan seorang saksi lagi.

"Yang jelas, semua keterangan S ini, masih awal, juga dari keterangan saksi-saksi. Kami masih dalami keterangannya, mengumpulkan alat bukti lainnya ya," demikian Choirul. (*)

 

 

Reporter : Merdeka    Editor : Nur Aisyah Nawir