20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Beroperasi 4 Tahun, Kenari Waterpark Bontang Belum Punya Izin


Beroperasi 4 Tahun, Kenari Waterpark Bontang Belum Punya Izin
Suasana kids pool di Wahana Kenari Water Park di jalan Ahmad Yani saat libur lebaran ramai dipadati anak bermain air beberapa waktu lalu (Dokumen Klikbontang)

KLIKTENGGARONG.COM- Komitmen pemerintah menertibkan pengusaha nakal yang tak taat aturan perlahan dilakukan. Baru-baru ini Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan PTSP Kota Bontang melayangkan surat teguran pertama kepada pengelola Wahana bermain Kenari Waterpark.

Surat teguran tersebut terpaksa dilayangkan, lantaran pengelola Wahana bermain air terbesar di Bontang dan telah beroperasi selama 4 tahun ini belum juga mengantongi izin gangguan (HO) dan Izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

“Kami sudah berikan SP I ke mereka pada Jumat, (8/9) kemarin. Kami berikan waktu 7 hari untuk segera mengurus izin yang diperlukan ke kami,” kata Kabid Perizinan Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan PTSP, Ramli Mansurina saat ditemui di kantornya, Senin (11/9).

Ramli mengatakan, sebelum melayangkan surat terguran pihaknya lebih dulu mengambil upaya persuasif. Sejak April lalu, pengelola telah diminta segera melengkapi seluruh izin yang belum dimiliki. Namun tak juga ditindaklanjuti oleh pengelola.

Berselang 3 bulan berikutnya, pihaknya kembali menghubungi pihak bersangkutan. Hanya saja, pengelola  urung menindaklanjuti arahan dari Dinas Perizinan. Hingga pekan lalu, pengelola Waterpark tak mengurus pihak perizinan langsung menyurati sebagai teguran pertama.

“Saya sudah hubungi Pak Arsyad (Pengelola-red) hanya diiyakan saja. Beberapa kali saya minta tak direspon, makanya langsung kami surati,” kata Ramli.

Dikatakan, apabila dalam sepekan surat terguran tersebut tak juga mendapat balasan dari pengelola. Pihak Perizinan bakal menyurati untuk kali kedua kepada pengelola Wahana tersebut. Hingga peringatan ketiga, pemerintah bakal menyegel wahana bermain air ini sampai pihak pengelola melengkapi seluruh izin yang diminta.

“Kalau sampai peringatan ke-3 tak juga direspon. Kami minta Satpol PP untuk segel. Karena surat teguran kami tembuskan juga ke Satpol PP,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Pengelola wahana Waterpark Kenari, Arsyad membenarkan pihaknya belum mengantongi dua izin yang diminta oleh pemerintah. Pun begitu, saat ini pihaknya telah mengurusi seluruh kelengkapan dokumen untuk pengurusan izin yang dimaksud.

“Sedang dalam proses, kami pasti tindak lanjuti teguran yang diberikan ke kami,” katanya saat ditemui di Kenari Waterpark, jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api- Api, Kecamatan Bontang Utara.

Kemudian terkait izin TDUP, menurutnya pihaknya telah menerima rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 4 tahun lalu. Hanya saja, pihaknya tidak mengetahui prosedural untuk mendapatkan  terkait pengurusan izin ini.

"Sudah ada ini (Surat Rekomendasi dari Disbudpar-red). Berarti saya harus ke Dinas Pariwisata lagi ?," tanyanya.(*)




Comments

comments


Komentar: 0