20 September 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kabur ke Bengalon, Pencuri Aki Perusahaan di Marangkayu Ditembak Polisi


Kabur ke Bengalon, Pencuri Aki Perusahaan di Marangkayu Ditembak Polisi
Pelaku pencurian aki baterai diamankan petugas gabungan Polsek Marangkayu dan Polsek Bengalon, Kutai Timur (Reskrim Polsek Marangkayu)

KLIKTENGGARONG.COM- Jajaran Reskrim Polsek Marangkayu melumpuhkan Amiruddin alias Miri (42), pelaku pencurian aki baterai di salah satu perusahaan sektor migas di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Selasa (12/9) dini hari kemarin, sekira pukul 02.30 Wita.

Bekerja sama dengan Reskrim Polsek Bengalon, Kutai Timur, Miri diamankan di pondok yang terdapat di kawasan kebun karet, desa Tepian Langsat, Bengalon, bersama seorang wanita dibawah umur berinisial WP, yang diketahui dibawa kabur oleh pelaku dari desa Prangat, Kukar.

Saat petugas gabungan melakukan pengembangan untuk mengamankan pelaku lainnya, Miri berupaya kabur, sehingga satuan Korps Bhayangkara tersebut melepaskan timah panas ke kaki kirinya.

"Kami amankan pelaku di kawasan Kutai Timur, pelaku ini masuk dalam daftar pencarian, selain terlibat kasus pencurian, pelaku juga terjerat kasus membawa lari anak dibawah umur," ucap Kapolres Bontang AKBP Dedi Agustono, melalui Kapolsek Marangkayu Iptu M Yusuf, Rabu (13/9).

Setelah itu, pelaku lainnya juga berhasil diamankan, yakni Suriansyah alias Mansyah (33) di bangunan bekas musala, kilometer 10, desa Sebuntal, Kutai Kartanegara, sekira pukul 03.20 Wita, pada hari yang sama.

Dari keduanya, kepolisian mengamankan barang bukti berupa 3 aki baterai hasil curian, yang harga per aki mencapai Rp 5,5 juta, dan dijual pelaku seharga Rp 500 ribu untuk ukuran yang besar, sedangkan yang kecil dijual seharga Rp 300 ribu.

"Kasus ini telah masuk ke kami sejak awal Agustus silam, dan setelah melakukan penyelidikan, akhirnya kami dapat amankan kedua pelaku ini," ucap Iptu Yusuf.

Lanjut mantan Kanit Jatanras Polresta Samarinda itu menjelaskan, kedua pelaku merupakan residivis kasus yang sama. Pihaknya pun akan tegas menindak pelaku kriminalitas, terlebih yang dilakukan di kawasan obyek vital nasional.

"Kita akan tindak dengan tegas, terlebih pelaku ini beraksi di aset obyek vital nasional. Selanjutnya, keduanya akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tutupnya. (*)

Reporter : Zaenul Fanani Umar / Tribun    Editor : Nur Aisyah Nawir



Comments

comments


Komentar: 0