25 November 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kongres Dunia CIOFF ke-47 Resmi Dibuka


Kongres Dunia CIOFF ke-47 Resmi Dibuka
Opening Ceremony CIOFF 47th World Congress di gedung Puteri Karang Melenu (PKM) Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (24/10) malam (Dinas Kominfo Kukar)

KLIKTENGGARONG.COM- Penyelenggaraan kongres dunia Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF) menjadi sejarah baru bagi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur, yang ditunjuk menjadi tuan rumah mulai 20-29 Oktober 2017.

Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Kukar, Edi Damansyah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Marli, saat opening ceremony CIOFF ke-47 tahun, di gedung Puteri Karang Melenu (PKM), Tenggarong Seberang, Selasa (24/10).

Hal ini, kata Marli, sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten dalam pelaksanaan misi melestarikan dan mengembangkan budaya daerah, yang juga menjadi salah satu basis atraksi wisata di daerah ini.

“Kami berharap bahwa melalui penyelenggaraan Kongres Dunia CIOFF ini, seluruh peserta kongres lebih mengenal Kutai Kartanegara,” ucapnya.

Marli menyebutkan, Kukar memiliki 3 poros budaya, yaitu budaya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura yang sangat kental terlihat saat upacara Adat Erau yang selama lima tahun terakhir telah disandingkan dengan Festival Kesenian Rakyat Internasional bekerjasama dengan CIOFF Indonesia.

“Kutai Kartanegara memiliki budaya Melayu Kutai yang masih bertahan hingga saat ini. Bahasa daerah yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat adalah bahasa Kutai selain bahasa nasional Indonesia,” jelasnya

Selain itu Kukar juga kaya dengan budaya pedalaman yang berasal dari berbagai etnis Dayak yang terus memelihara tradisi dan budayanya. “Warna-warni budaya Kutai Kartanegara tersebut akan ditampilkan dalam program budaya bagi peserta kongres dunia CIOFF,” sambung Marli.

Pembukaan kongres CIOFF ke-47 sendiri tidak dipandu secara formal dan langsung diawali dengan sambutan Presiden CIOFF Indonesia Said Rahmad.

Selanjutnya Presiden CIOFF dunia Philippe Beaussant membuka sidang setelah sebelumnya ada penyampaian ungkapan duka cita kepada rekan-rekan anggota CIOFF yang tidak hadir dalam kongres.

Kemudian sidang dilanjutkan dengan perkenalan perwakilan delegasi masing-masing negara peserta serta informasi agenda selama kongres berlangsung. Diakhir acara, peserta kongres menyaksikan penampilan khusus tarian khas suku Dayak dengan iringan musik yang dipersembahkan oleh Yayasan Gubang.(*)

Reporter : Diskominfo Kukar    Editor : Nur Aisyah Nawir



Comments

comments


Komentar: 0