15 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Manajemen Kimco Sebut Sebagian Karyawan Sudah Digaji


Manajemen Kimco Sebut Sebagian Karyawan Sudah Digaji
Demo mantan karyawan PT Kimco Armindo menuntut pelunasan kewajiban perusahaan.

KLIKTENGGARONG.COM - Setelah menuai sorotan dari warga maupun lembaga swadaya masyarakat terkait aktivitas pertambangan di Segihan, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), perwakilan PT Kimco Armindo angkat bicara. Melalui Kuasa Hukum PT Kimco Armindo, Leonard Simanjuntak, menyatakan sejumlah bantahan atas pelbagai sorotan tersebut.

Satu di antaranya adalah terkait tudingan jika PT Kimco Armindo (Kimco) tak mematuhi surat penghentian operasi yang dikeluarkan Distamben Kaltim. Leonard, melalui rilis yang diterima media ini, Rabu 29 November 2017, membantahnya.

"Kami menyatakan itu tidak benar. Karena semenjak PT Kimco menerima surat dari Distamben Kaltim pada tanggal 26 Oktober, pada saat yang bersamaan kami langsung memerintahkan kepada karyawan untuk stop melakukan operasi penambangan dan itu terjadi hingga sekarang," papar Leonard dalam rilisnya.

Selain itu, PT Kimco juga membantah tudingan Sekjen Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kaltim, Didit Haryadi, terkait operasional hauling batubara PT Kimco Armindo hingga Sabtu 28 Oktober 2017 malam di site kilo 32, faktanya tidak benar.

"Bahwa Kimco dikatakan oleh Sekretaris LAKI Didit Haryadi adalah merupakan kebohongan. Mengingat Kimco sejak 26 oktober 2017 telah berhenti melakukan operasi penambangan maupun hauling batubara. LAKI atau Saudara Didit Haryadi tidak pernah melakukan konfirmasi kepada pihak Kimco," urai Leonard. 

Sorotan lainnya datang dari para mantan karyawan PT Kimco yang menuntut pembayaran gaji yang belum terpenuhi hingga menggelar unjuk rasa sekaligus menegaskan sikap mantan karyawan dan sejumlah vendor yang selama ini dikelabui pihak PT. Kimco lantaran melakukan aktivitas penambangan dan mobilisasi ponton dan tongkang pengangkut emas hitam itu. Padahal status quo antara kedua perusahaan sedang dalam proses hukum.

"Kami sampaikan bahwa tidak ada status quo pada PT Kimco Armindo. Mengingat hingga saat ini kepemilikan PT Kimco Armindo adalah sah di mata hukum dan karenanya Samuel Purba adalah merupakan Pemegang Saham Mayoritas dari perusahaan-perusahaan yang memiliki saham pada PT Kimco Armindo," tandas Leonard.

Menurut Leonard, hingga saat ini, hanya terdapat 131 Mantan Karyawan PT Kimco Armindo. Pihaknya menerima data tersebut dari Manajemen/Pemilik PT Kimco Armindo sebelumnya.

"Perlu diketahui juga, bahwa hingga pada saat ini telah terdapat 72 (tujuh puluh dua) orang mantan Karyawan PT Kimco Armindo yang telah dilakukan pembayaran dan beberapa diantaranya telah dilakukan pembayaran lunas terhadap pesangonnya," ujar Leonard. (*)

Reporter : Marki/Kliksamarinda     Editor : Putri



Comments

comments


Komentar: 0