18 Januari 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Di Kukar, Penggusuran Diklaim Pakai Cara Persuasif


Di Kukar, Penggusuran Diklaim Pakai Cara Persuasif
Landscape Tenggarong dari ketinggian. (Foto: Ilustrasi/Ist)

KLIKTENGGARONG - Menata kota sekaligus mewujudkan ruang terbuka hijau, tak sekadar dijalankan demi amanat undang-undang.

Sebagai ibukota kabupaten. Tenggarong memang harus berbenah. Sebab, kepariwisataan menjadi salahsatu program prioritas pembangunan.

Camat Tenggarong, Mulyadi, mengaku sangat mendukung pembangunan kawasan hijau. Menurutnya, rencana itu akan berdampak positif terhadap pembangunan di Kukar --khususnya Tenggarong.

"Termasuk juga dukungan terhadap relokasi bagi warga yang bermukim di jalur-jalur hijau. Seperti di bantaran sungai dan jalur-jalur hijau lainnya, sesuai dengan tata ruang yang ada," ulasnya.

Namun demikian, Mulyadi menyebut, kepentingan Pemkab Kukar mengembalikan jalur hijau itu tetap mengedepankan pendekatan persuasif, tidak semena-mena terhadap hak-hak warga. Tentu selama sesuai --tidak lepas-- dari koridor dan peraturan yang ditetapkan.

“Kami memegang teguh program gerakan pembangunan rakyat sejahtera (Gerbang Raja, Red.). Kami percaya pembangunan yang dilakukan bupati (Rita Widyasari, Red.) bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat,” ujar Mulyadi.

Makanya, Mulyadi berharap, warga bisa bekerjasama dengan Pemkab Kukar dalam melaksanakan pembangunan demi suksesnya program Gerbang Raja jilid II.

"Melalui kerjasama tersebut saya berharap pembangunan akan sukses dan masyarakat di Kukar jadi sejahtera," tutupnya. (*)

Reporter : Becky    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0