15 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Awalnya Instruktur Senam, Eh Jadi Dancer


Awalnya Instruktur Senam, Eh Jadi Dancer
Rahayu Wijaya. (Foto-foto: Istimewa)

KLIKTENGGARONG - Ketertarikan terhadap seni sudah terlihat sejak Rahayu Wijaya kecil. Perempuan kelahiran Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), 6 September 1993, ini awalnya adalah seorang instruktur senam.

Namun, minatnya kemudian beralih. Melalui seni tari, perempuan yang akrab dipanggil Alisa ini mulai kepincut menjadi seorang dancer. Meski bekerja di tempat hiburan malam, Alisa menyatakan jika pekerjaannya ini sangat profesional.

Di tanah perantauan --Palembang, Sumatera Selatan-- Alisa mencoba mengembangkan talenta. “Saya baru menjadi dancer lebih kurang 7 bulan. Pertama kali performance di Mamuju, kemudian Surabaya, Ambon, Jayapura, dan Sumatera” aku perempuan yang juga akrab disapa Aya ini.

Jauh sebelum menjadi instruktur senam dan seorang dancer, Alisa bekerja di sebuah perusahaan. Di sana, pemilik rambut hitam panjang itu bertugas membawa pelbagai berkas. Tanggung jawab lainnya adalah membersihkan meja sang atasan.

"Setelah kerja di sana, saya dikenalkan dengan seorang teman yang bisa menawarkan saya menjadi seorang dancer. Gajinya ternyata lumayan menggiurkan," ucapnya.

"Ya jadinya menyenangkan, bisa menari dengan hobi yang menghasilkan,” jelas bungsu 6 saudara --yang semuanya perempuan-- ini. (*)

Reporter : Cikal    Editor : Fai



Comments

comments


Komentar: 0